Apa yang Berubah Saat Bulan Puasa?

Saat menulis artikel ini puasa sudah menginjak di hari ke-13. Sehari lagi genap 2 minggu sudah kita lalui kegiatan berlapar-lapar dan haus ini. Dari tahun ke tahun, aktivitas berpuasa ini sangat lah menantang terutama bagi diri saya pribadi. Tak hanya tantangan dari luar tapi juga dari dalam.  Masalah kesehatan, cuaca, usia dan  cara pandang  tetap berpengaruh besar bagi keberlangsungan puasa  itu sendiri.

Ada kalanya pada tahun tertentu  saya begitu mulus dan lancar melaksanakan ibadah puasa ini. Namun ada tahun-tahun dimana saya tidak begitu bagus dalam menjalaninya. Umumnya masalah kesehatan.

Dan karena faktor  fisik begitu penting dan memegang peranan, saya akan selalu ancang-ancang dengan berbagai vitamin atau makan buah lebih banyak lagi. Sejauh ini berhasil.

 

pinterest2
image

Kalau ditanya apa kegiatan yang berubah sepanjang menjalani berpuasa ini? Pasti jawabannya adalah selera berbuka yang sangat meningkat dari biasanya bukan? Yang biasanya hanya nasi lauk pauk secukupnya, kali ini yang ada di meja makan bertambah banyak mulai dari kolak pisang, biji salak, es dawet, es sirup, teh hangat, sayur, prekedel jagung, aneka gorengan, puding, dll. Intinya, bukannya agak berhemat kita malah boros . Yang biasanya pulang kantor cukup tenang dengan menumpang kendaraan umum, selama bulan puasa kita ingin cepat sampai rumah lalu akhirnya menaiki taksi atau ojek. Boros lagi. Yang biasanya langsung pulang, kini perlu ikut berbuka bersama entah di resto murah atau mahal. Itu dari segi gaya hidup, dari sisi fisik, mungkin ada yang menganggap saat berpuasa, berat badan akan turun. Kenyataan justru sebaliknya. Malah naik dan semakin naik saat Lebaran tiba 🙂

Jadi selain menjalani sisi spiritual di bulan puasa seperti  berpuasa, shalat Tarawih dan bertadarus Al Quran, sebagian besar dari kita masih saja berkutat dengan masalah gaya hidup. Belum lagi nanti saat menjelang Lebaran semua orang akan serentak menuju mal atau menyiapkan mudik. Peristiwa ini terus berulang tiap tahun. Kita sebenarnya belum ‘berubah’. Masih berkutat di sini-sini saja. Belum beranjak ke level yang lebih tinggi. Namun, lepas dari semuanya, kita tetap bersemangat menanti-nantikan bulan yang penuh rahmat ini setiap tahunnya.

2 Comments Add yours

  1. matureorchid says:

    Tinggal nunggu THR dehh…

  2. Ernawati says:

    Siplah itu 🙂

Silakan komentar