Apakah Pertemanan Itu?

on

Kemarin sewaktu saya nebeng mobil dengan kawan kantor  ia bilang begini, “Dia sih  gak cocok dijadikan teman kerja pasnya hanya sebagai teman saja”. Maksudnya ada salah satu teman kita yang bila diminta kerjasama dalam bekerja hasilnya akan payah atau tak memuaskan, namun bila kita hangout makan siang atau sekedar ngerumpi dengannya pasti klik banget. Memang dalam dunia pertemanan baik di kantor atau di lingkungan lain pasti memiliki plus minusnya. Dan pastinya kita mengharapkan punya teman yang tak sekadar bisa diandalkan di lingkungan kerja tapi juga teman  yang mampu mengisi batin dengan hal -hal yang menyenangkan.

Kalau secara sengaja kita ingin mencari teman yang benar-benar sehati tentu butuh waktu yang panjang dan melelahkan mungkin. Relatif sih. Ada kalanya teman bisa mudah didapat dengan tanpa disengaja tapi ada pula yang teman sekadar numpang lewat dalam kurun waktu tertentu saja. Ada teman SD, SMP, SMA, kuliah atau teman kerja yang kesemuanya paling tidak telah mengisi hari-hari yang kita jalani sepanjang hidup.

Jujur saja, selama ini saya menemukan teman tidak secara disengaja. Teman  dalam arti, mampu mengisi hari di saat-saat itu. Seperti saat kuliah, tanpa sengaja saya bertemu teman yang hingga kini masih sering kontak lewat FB. Kami bertemu tanpa sengaja di rumah kos. Bermula dari kesamaan hobi dan menyukai humor kami ternyata bisa cocok satu sama lain dan awet hingga kini meskipun kami tak sebaya. Terakhir ia mengucapkan ultah untuk saya.

Buat saya, teman dan sahabat itu pengertiannya tipis. Teman bisa jadi sahabat, demikian juga sebaliknya. Tak mungkin jadi musuh karena dalam ruang batin seseorang pasti tetap ada jejak pertemanan di saat-saat gembira, saat-saat susah, atau saat-saat berbagi curahan di masa mereka menjalaninya. Mungkin di perjalanan waktu itu ada kalanya ditemui gesekan besar, kecil tapi sekali lagi esensi dari pertemanan adalah kesesuaian, kesamaan pikiran yang ajaibnya kadang bisa muncul bersamaan terbetik di pikiran berbarengan kala ingin mencetuskan sesuatu. Pernahkah demikian?

Yang saya waspadai adalah jangan pernah mengambil keuntungan dari pertemanan ini karena bagaimanapun  ikatan akan berjalan awet bila tidak dikotori oleh aji mumpung. 🙂

Silakan komentar