Cerita Laptop, Wifi, dan Win 10

Setelah menimbang-nimbang akhirnya ingin juga memiliki laptop  baru. Kebetulan di Jakarta sedang ada pameran komputer yang menyediakan berbagai ragam laptop beserta alat pendukungnya. Tanpa pikir panjang lagi  saya melangkah ke sana. Saat itu hati sudah terpikat oleh salah satu merk sehingga akhirnya saya langsung bergegas mendatangi stand-nya.

Keramahan penjualnya cukup menguatkan hati untuk mantap memilih brand ini meskipun di sekitarnya bertebaran merk lain yang  terlihat menggiurkan juga. Saya memilihnya karena harganya ekonomis tapi dengan tampilan dan spesifikasi yang mumpuni lengkap dengan Win 10 nya.  Apalagi keterangan yang didapat cukup jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

Kalau menuruti hati sih sebenarnya ingin yang spesifikasinya lebih besar namun karena nantinya akan dipakai untuk di rumah saja, menurut penjualnya lebih baik pakai yang ia pilihkan. Okelah.

Wifi Bermasalah

Sesampainya di rumah langsung saja saya coba laptop baru ini. Dan ketika membuka wifi-nya, saya agak heran  karena logo wifinya bertanda seru alias gak connect. Wah, kenapa ini? Ternyata meskipun sudah connect namun tak ada tanda-tanda internet itu terhubung. Mungkin karena dianggap masih baru  saya tak merasa ini masalah besar. Barangkali didiamkan dahulu untuk beberapa lama baru bisa terhubungnya, pikir saya.

Sehari kemudian  saya mengalami seperti itu lagi. Wifi-nya tak mau connect. Sempat browsing ke Google dan Youtube untuk mencari tahu. Hasilnya benar-benar tidak ada yang menawarkan solusi. Ada yang bilang mungkin driver-nya keluaran lama jadi harus diperbarui, ada yang menyarankan harus mengunduh dulu ke produsen laptopnya, ada yang  bilang  Windows 10 memang agak sulit untuk diaplikasikan dengan wi-fi nya. bla, bla, bla…

I’m not pretty sure kalau wi-fi tak bisa diakses hanya gara-gara Win 10. Pasti ada sebab lain yang menghambat. Saya coba bawa laptop ini ke kantor untuk dites wifi-nya. Dan ternyata, connected! Akses internet lancar-lancar saja. Berarti bukan karena Win 10 nya dong, pikir saya. Menurut teman yang sering ngoprek IT, mungkin internet di rumah yang bermasalah, mungkin modem, kabel, atau apanya gitu.

Dipaksa Down grade

Kembali ke rumah saya perhatikan modem dan perkabelannya. Sepertinya gak ada yang aneh. Saya juga browsing tentang modem dan Windows 10 .  Lagi-lagi gak ada solusi yang memuaskan. Saya telpon ke 147 ada sedikit pencerahan. Saat si petugas bertanya internet apa yang dipakai di kantor saya, barulah saya sadar  ternyata Speedy yang saya pakai belum bisa  mengakomodir Win 10, haduh! Bahkan petugas menyarankan agar Win 10 di down grade menjadi Win 7 atau 8 karena Speedy baru mampu dengan OS tersebut dan masih agak gagap teknologi dengan Win 10.

Seperti pernah saya bilang, saya gak yakin hanya gara-gara Win 10, internet gak bisa  terhubung. Lantas saya meminta petugas untuk datang mengecek sekaligus mengganti modem speedy yang jadul itu.

Petugas Datang

Saya masih ingat, sekitar seminggu setelah membeli laptop, datang petugas telkom melihat kondisi. Ia menjanjikan untuk mengganti modem. Saat itu petugas hanya mengamati dan mengomentari bahwa Win 10 gak bisa connect dan lagi-lagi meminta di down grade OS saja agar bisa langsung connected.

Setelah sebulan  petugas gak ada yang sama sekali datang, saya telpon kembali dan minta tolong  untuk segera ke rumah dan menjelaskan kenapa internet tidak bisa connect di laptop. Kali ini responnya cepat dan memuaskan. Petugas  sangat membantu dan simpatik sekali. Hari itu modem diganti sekaligus dapat ide alternatif  baru yakni lebih baik laptop dibawa ke pusat  servis yang direkomendasikan saja. Barangkali di tempat servis, laptop ini bisa diakali. Ada yang lucu, saking bingungnya menghadapi kesulitan ini, sang petugas telkom mengaku menyerah  dengan kondisi laptop saya.

Dari tempat servis yang saya kunjungi ini kembali saya mendapat pencerahan bahwa kita tak bisa asal men downgrade OS. Iya kalau sukses lha kalau tambah hancur dan error bagaimana? Benar juga. Lagipula laptop yang saya beli ini memang sudah didesain dengan OS Win 10 dan kadung jatuh hati dengan tampilannya. Sayang juga ‘kan kalau diganti.

Petugas servis itu menyarankan untuk mencoba mematikan semua koneksi internet di rumah yang terhubung ke ponsel atau laptop lainnya. Barangkali itu bisa dicoba. Dan ternyata gagal pula. Wifi di laptop tetap masih menampilkan tanda seru kuning.

Keesokan harinya saya kembali lagi ke pusat servis ini didorong oleh rasa penasaran.  Mengapa wifi laptop tak bisa berfungsi di rumah sementara di pusat servis ini yang notabene memakai speedy juga, wifi laptop bisa connect dengan mudahnya? Ada apa gerangan? Setelah berdiskusi seru, akhirnya diambil jalan terakhir yaitu: Instal ulang.

Dengan rasa ragu akhirnya saya coba lagi di rumah.  Olala! Ternyata bisa alias berhasil sodara-sodara. Jadi selama kurun waktu yang lama, akhirnya misteri wifi ini terungkap dengan sederhana. Harus instal ulang. Sudah begitu saja. menurut teori masnya, (lupa bertanya namanya) kemungkinan saat instal OS pertama kali saat pameran, suasana kurang kondusif. Mungkin ada yang tertinggal, kurang lengkap komponennya, atau memang kurang sempurna penginstalannya. Jadi ada yang tidak support ke wifi.

Total waktu yang dikerahkan semenjak laptop pertama kali dibeli adalah satu bulan, di mana seharusnya bisa diminimalisir bila semua pihak  tidak mengulur-ulur waktu. Kesalahan juga ada pada saya yang terlalu menanti kabar modem yang gak jelas juntrungannya selama berhari-hari. Coba kalau dikejar terus mungkin dalam waktu 2 minggu saya sudah menikmati wifi yang nyala.

Hikmahnya, saya jadi lebih paham dengan urusan beginian. Biasanya saya hanya sebagai user, pengguna  dan bukan pemikir.  Hanya karena didorong oleh rasa penasaran saja akhirnya saya harus tanya sana-sini dan mendapat ilmu. Hikmah lainnya, untuk urusan yang seperti ini jangan setengah-setengah, jangan putus asa, pantang menyerah dan terus bangkit. Pikirkan terus bagaimana agar bisa berhasil dan yakin bahwa masalah ini bisa dipecahkan.

And last but not least, menggunakan Win 10 ternyata sangaat menyenangkan 😀

 

 

 

 

Silakan komentar