Facebook, Menengok Kembali

on

Setelah beberapa hari tak melihat-lihat isi Facebook, belum lama ini dalam rangka merayakan 10 tahun keberadaannya di dunia sosial media, situs ini menampilkan video yang disebut “A Look Back”. Sebuah  gambaran yang memungkinkan kita bisa menyaksikan semacam film pribadi atau koleksi foto yang berkesan dengan momen-momen tertentu sejak pertama kali kita bergabung di situs ini. Saat saya menyaksikan perjalanan diri saya sejak saya bergabung pertama kali lima tahun lalu, saya hanya bisa tertegun dan takjub akan berbagai peristiwa yang tertoreh dan dihadirkan oleh Facebook. Seakan itulah sebagian dari perjalanan diri saya yang sempat terekam dan dibagi-bagikan lewat Facebook. Meskipun berdurasi satu menit, namun cukup membuat saya senang. Beberapa peristiwa pribadi, komentar-komentar yang saya tulis, foto-foto yang muncul menjadikannya seakan ini adalah secuil kisah hidup. lookie

Sesungguhnya awal mula saya bergabung dengan Facebook  tak lebih hanya karena alasan yang centil dan ikut-ikutan saja agar tak dianggap kuper. Pengaruh terbesar sebenarnya  dari presiden AS, Obama yang gemar  meng-update status (lho?) 😀 .  Namun lama kelamaan saya merasakan manfaat yang sebenarnya. Saya bisa berhubungan kembali dengan teman-teman mulai dari SD hingga kuliah, para saudara dan kerabat, sahabat lama, bahkan rekan-rekan  di kantor lama maupun baru. Singkatnya Facebook ini merekatkan yang jauh bahkan antar benua sekali pun, juga lebih mengakrabkan silaturahmi. Meskipun efek negatifnya juga tak terhindarkan misalnya  mulai dari banyaknya status jual beli barang hingga mereka-mereka yang mengail di air keruh. Seiring perjalanan waktu keinginan untuk update status pun mulai berkurang dan menjadi jarang. Pesaing terdekatnya, twitter lebih menawarkan pesona. Namun demikian Facebook tetap menjadikan dirinya tahan guncangan. Sepuluh tahun bukan waktu yang tak sebentar kan?

Menyaksikan video dalam “A Look Back” kembali saya merasa masa lima tahun  ternyata telah banyak menyimpan kenangan yang tak main-main. Saya menikmati setiap pergantian momennya apalagi penayangan gambar dengan intro musik latarnya membuat video ini terlihat pas dan mantap. Salut untuk Mark dan teman-teman atas ide kreatifnya dalam menampilkan renungan lima tahun ini. Terima kasih pada Facebook karena telah menjadi penampung apapun selama ini. Maan …this is awesome! 🙂

The social networking giant says “This is a small gesture to thank the over one billion people who are on Facebook by providing a unique way to look back at some of their biggest moments.”

0 Comments Add yours

  1. matureorchid says:

    Belom nyoba,belom bisa lihat.

    1. Ernawati says:

      Lihat deh, bagus dan tersentuh pastinya 🙂

  2. Saya sudah lihat, tapi tidak kuposting di wall malu ah hehe 😀 .

    1. Ernawati says:

      Sama mbak, aku juga malu koq 🙂

Silakan komentar