Forever

  • Tayang perdana : 22 September 2014
  • Network : ABC
  • Pemain: Ioan Gruffudd, Alana De La Garza, Judd Hirsch, Joel David More
  • Bintang tamu: Jane Seymour  (episode 8), William Baldwin (episode 12), Cuba Gooding, Jr (episode 19)
  • Genre: Sci-fi, fantasi, drama detektif
  • Episode: 22
  • Rating : 5/5

Pertama kali menonton serial ini, tak ada kesan yang mendalam. Selain tampang tokohnya yang biasa saja, tayangan di episode awal belum terlalu menarik. Hanya satu yang mencuri perhatian, gaya penceritaan berupa narasi tentang diri si tokoh bernama dr. Henry Morgan dengan hidupnya yang tak  pernah ‘mati’.

Bila tewas, mati atau terbunuh ia akan hidup kembali  dan muncul di…perairan. Selalu seperti itu dan rahasia besar ini hanya diketahui Abe, sang anak sekaligus teman yang usianya jauh lebih tua. Sebaliknya dr. Henry tak pernah renta. Dr. Henry sebenarnya penasaran dengan hidupnya yang aneh ini . Penonton dalam hal ini saya juga ikut bertanya-tanya mengapa dr. Henry harus mengalami kutukan semacam itu. Dari situlah kemudian alur cerita bergulir dan sedikit demi sedikit  terkuak rahasia misteri kekekalan dirinya.

Di serial ini memang sebagian besar  menceritakan sepak terjang dr. Henry  dan pencarian kunci guna menguak tabir  misteri dirinya yang  ‘tak pernah bisa mati’. Akibat kelainannya walhasil ia adalah seorang  ahli bedah mayat di Kamar jenazah kota New York yang berusia 200 tahun! Jangan salah, meski berusia ratusan tahun sang dokter selalu terlihat muda dan berwawasan luas. Pertemuannya dengan detektif Jo Martinez menjadi titik awal petualangan serangkaian kasus  kriminal yang membuatnya kian terlibat lebih intens dan menjurus ke sosok yang nantinya akan memberinya jawaban yang sangat penting bagi hidupnya.

Dalam setiap kasus yang ditangani bersama detektif Jo, selalu ada cuplikan masa-masa lalu yang memberi gambaran sosok seperti apakah dr. Henry ini. Ini semacam informasi bagi penonton bahwa masa lalu pria ini adalah seorang dokter yang jatuh cinta pada seorang perawat dan mengadopsi anak lelaki bernama Abe. Abe inilah yang menjadi penghubung antara masa lalu dengan masa kini. Abe berprofesi sebagai pedagang antik , dan Abe’s Antiques selalu menjadi semacam markas  bagi keduanya dalam menggali kenangan. forever2Memang setelah menyaksikan sekitar 4-6 episode, barulah kita bisa merasakan bahwa serial ini ternyata, sangat mempesona. Tak hanya dari narasi dan latar New Yorknya, hubungan antara dr. Henry dengan Jo yang  hanya sebagai pasangan kerja tetap menarik. Ada saat mereka saling membuka diri , saling berargumen dan bertindak sendiri-sendiri. Chemistry keduanya makin meningkat   terutama di episode Jo yang tak jadi pergi ke Paris (Episode Best Foot Forward). Mungkin inilah saat Jo merasa berat meninggalkan dr. Henry.

Selain daya tarik narasi yang selalu dilontarkan oleh Henry di awal atau akhir episode, kilasan masa lalu yang muncul, dan kasus yang aneh-aneh dengan pelaku yang tak disangka-sangka ( episode New York Kids, The King of Columbus Circle, The Pugilist Break, Punk is Dead), alur ceritanya cukup punya nuansa tersendiri. Hasil kreasi Matt Miller ini memang asyik ditonton. foreverMeliuk-liuk dan seakan premis awal menjadi tak ada artinya selain menontonnya sampai habis. Di sinilah serunya. Pelaku tak bisa begitu saja dinyatakan kalau Henry belum menemukan hubungan  yang sifatnya krusial antara korban dengan pelakunya. Well, gaya menyelidiki ala detektif Sherlock Holmes sukses membuat  serial ini pantas ditunggu-tunggu di setiap minggunya. Menurut saya, serial ini paketnya sudah lengkap. Ada misteri, drama, aksi tembak, sisi kedokteran, kepolisian, vintage,  dan peran Henry yang saat menyelidiki  gayanya membuat orang di sekitarnya takjub.

Sebenarnya saat yang menyenangkan adalah menonton di episode-episode pertengahannya (episode 10-20). Salah satunya saat Jo begitu ingin tahu siapakah sebenarnya dr. Henry ini. Ada rasa penasaran yang selalu ditekan.  JOEL DAVID MOORE, IOAN GRUFFUDD, ALANA DE LA GARZA, DONNIE KESHA WARZ, LORRAINE TOUSSAINTMenjelang di akhir serial, cerita mengarah ke  pertemuan  dr. Henry dengan musuh sekaligus pemegang kunci misteri kekekalan dirinya, Adam. Dan ini sangat tak nyaman karena di episode terakhir The Last Death of Henry Morgan, akhirnya dr. Henry menemukan jawaban meski tak lengkap dan menyangkut Abigail istri dr. Henry pula. Sebuah penutup yang luar biasa. Namun sayang, kabar terakhir studio takkan memperpanjang serial ini  padahal menurut Imdb ratingnya bagus dan akhir kisahnya dibiarkan menggantung agar berlanjut. How sad.

None of us can make it through this life without suffering some kind of pain

 

 

 

Silakan komentar