Kantor Seram

on

Setelah pindah ke kantor baru, selain harus terbiasa dengan suasananya yang sangat berbeda sekali dari kantor lama, ada satu hal lagi yang perlu menjadi perhatian yakni beradaptasi dengan ‘penghuni’ lama. Bicara tentang penghuni lama kalau bukan penghuni manusia berarti makhluk halus. Sebelum pindah ke sana pun kita sebenarnya sudah menyiapkan diri baik mental dan spiritual. lemmling_Spooky_castle_in_full_moonBahkan pada acara peresmian menempati kantor baru kita sudah mengadakan selamatan dan doa-doa agar di kantor baru tidak terjadi hal yang tak diinginkan, serta karyawannya tidak diganggu baik yang sifatnya halus atau pun kasar karena menurut cerita orang, kantor yang kita tempati ini agak  ‘ramai’ dengan penghuninya. Bahkan para tukang yang merapikan kantor dan satpam yang pernah bertugas sering digoda.

Sebenarnya gak hanya di kantor baru saja ada penghuni halusnya, di kantor lama dulu, saya banyak mendengar teman-teman yang diberi penampakkan makhluk halus tsb. Ada yang berupa anak kecil mojok di ruangan lobby, ada yang sedang ke toilet dan merasa ada yang memperhatikan, ada yang menyerupai teman sendiri lalu saat disapa malah menghilang.

Ada yang merasa memanggil sambil berbisik padahal si teman sedang pakai headphone! Wah pokoknya lengkap ceritanya. Untungnya, selama saya bekerja di sana belum pernah ketemu yang aneh-aneh. Semoga jangan pernah.

Di kantor baru, saya mulai mendengar beberapa teman yang mengalami keanehan dan bikin merinding. Ada teman usai memotret ruangan malah mendapati fotonya ada ‘sesuatu’ yang ikutan mejeng mirip kuntilanak, atau pagi-pagi saat karyawan belum banyak yang tiba, kotak kardus tiba-tiba terangkat lalu terbanting dengan keras. Anehnya saya yang sedang mengobrol dengan teman dan tak jauh darinya malah tak mendengar bantingannya.  Dan kisah terbaru adalah saat teman saya yang pria ini terpaksa menyelesaikan pekerjaan lewat dari jam kantor. Katanya saking sibuknya di depan komputer ia tak menyadari teman lainnya sudah pulang semua dan suasana sangat sepi. Lalu saat menoleh kiri-kanan, ia seakan melihat masih ada teman lain yang bekerja. Tapi koq, posisinya selalu menunduk dan tertutup terhalang oleh folder-folder. Meskipun agak heran ia tetap meneruskan pekerjaan,

Lama kelamaan ia merasa keadaan sangat aneh dan ‘perempuan’ itu mengapa tak beranjak pergi ya? Bahkan sekilas terlihat hanya rambut saja di bagian mukanya 😯 . Karena sudah lelah dan ketakutan ia pergi begitu saja menuruni tangga dan mendapati ternyata teman-teman lainnya masih nongkrong di bawah dan jam masih menunjuk pukul tujuh. Masih sore tapi kondisi telah sepi. 🙂

Silakan komentar