Mau Pindah Atau Tidak?

on

Beberapa hari terakhir ini kasak-kusuk kian santer. Desas desus yang berkembang  adalah kantor dalam waktu yang tidak lama lagi akan pindah. Seorang investor telah membeli gedung dan bersiap untuk menempatinya hingga mau tak mau kita harus pindah secepatnya. Moving Office DoormatKata-kata pindah bisa jadi konotasinya negatif bisa juga ditanggapi positif.  Itu tergantung dari sudut pandang  kita melihatnya.  Tanggapan pertama pasti ada rasa terkejut, dan penolakan yang sesaat. Bagaimana tidak terkejut kalau pihak manajemen tidak pernah transparan memberikan klarifikasi yang sebenarnya tentang apa yang tengah terjadi? Setelah itu reaksi yang bermunculan beragam. Ada yang merasa jarak tempuh terlalu jauh hingga menuntut ada kompensasi, ada yang keberatan karena harus meninggalkan zona nyamannya, ada yang antusias seolah menyongsong suasana baru, ada yang ancang-ancang untuk resign, ada yang bingung bagaimana mengangkut peralatan elektronik berikut kabel-kabel yang memusingkan, ada yang khawatir tak ada penjual makanan, bla-bla-bla. Well, manusiawi sekali mereka.

Saya sendiri awalnya juga terkejut  dan bingung bagaimana mungkin kita yang punya gedung justru kita yang malah pindah? 😕   Entahlah hanya manajemen yang tahu duduk perkaranya. Jelasnya kita akan pindah. Dan melihat situasinya saya takkan ambil tindakan apapun. Let it flows, kita tidak tahu apa yang akan terjadi  selanjutnya.

Saya hanya menatap teman-teman yang seakan menyimpan kecemasan akan hari depan selanjutnya. Mungkin rencana-rencana akan jadi buyar akibat perubahan mendadak ini tapi life goes on, memangnya kita akan berhenti sampai di sini? Tentu saja tidak. Hidup ini penuh perjuangan, jalani saja dulu barang satu-dua bulan bila sudah tak kuat barulah mengundurkan diri, rasanya itu yang akan saya ucapkan kepada mereka yang cemas. Dan bukan dengan menakut-nakuti kalau di kantor baru itu ada yang pernah bunuh diri dan banyak setannya. Ini terdengar kekanak-kanakan bukan? Tapi memang salah satu teman ada yang berulang-ulang bicara soal perhantuan ini. Saya tahu ia ‘mengompori’ dengan maksud mencari dukungan atau bisa juga dengan bercerita seperti itu akan merasa dirinya nyaman.

Lepas dari semuanya, saya pikir marilah kita berpikir positif dan jangan merasa bahwa kepindahan itu menjadi akhir dari dunia. Kalau tidak  sesuai barulah pertimbangkan rencana cadangan. Itu saja. 😛

0 Comments Add yours

Silakan komentar