lomba

Cerita Karina yang Menyewa Apartemen Idaman

December 1, 2017

Pada Suatu Hari…

Potongan percakapan kemarin sore itu betul-betul membuat saya termenung. Iya ya, seandainya hidup di kota lain lalu tidak punya saudara sama sekali untuk sekadar menumpang sebentar, bagaimana jalan keluarnya? Paling tidak Karina  akan hidup sebagai anak kost. Atau kalau  ingin lebih bebas bisa mengontrak rumah bersama teman  agar biaya kontrak  serta pengeluaran  lainnya bisa ditekan. Lalu kalau tidak punya siapa-siapa, bagaimana? Apalagi Karina bukan tipe perempuan yang langsung akrab dengan orang lain.

Untuk sekelas Karina yang masih pekerja baru dan belum tahu apakah ia akan betah di suatu wilayah di Jakarta, memang sebaiknya mengambil langkah praktis saja yakni tinggal di kost-kostan. Kalaupun nantinya  akan tinggal sendiri misalnya mengontrak rumah, barangkali sambil bekerja  ia dapat mencarinya sendiri  dan bertanya melalui teman sesama karyawan..

Terpaksa Sering Nebeng

Pengalaman mencari tempat tinggal itu ternyata gampang-gampang susah. Ada kalanya lokasi sudah cocok tapi ternyata harganya tidak pas. Rumah sudah sesuai kriteria tapi surat-suratnya belum beres atau dalam sengketa. Ada yang harga dan ruangannya cocok namun sang pemilik mensyaratkan untuk tinggal maksimal 2 tahun. Karina merasa bingung karena mencari tempat tinggal yang sesuai budget  dan cocok itu ternyata memakan waktu lama. Padahal awalnya dalam waktu sekitar 3 bulan ia sudah harus tinggal di tempat yang lebih memadai ketimbang tempat kostnya. Namun apa daya, sampai menginjak bulan keempat, Karina belum juga memperoleh tempat tinggal yang ia inginkan.

Padahal ia sudah membayangkan alangkah enaknya bila tinggal di suatu rumah yang walaupun kecil dan asri tapi bebas untuk melakukan apa pun yang ia suka. Tinggal di kost  meskipun terjamin mulai dari makan hingga istirahat tapi tetap merasa tidak bebas. Untuk hal-hal tertentu  tempat kost seakan membatasi ruang gerak Karina yang sejatinya adalah perempuan yang sigap dalam bekerja. Hal ini selalu membuatnya cepat kesal dan tidak fit.  Ditambah lagi kondisi Jakarta yang macet mengakibatkan ia sering  pulang terlambat sampai tempat kost dan kelelahan.

Ia kerap nebeng pada teman yang memiliki kendaraan sepulang bekerja agar tidak terlalu memakan waktu banyak di perjalanan dan tidak kelelahan.

Apa pun Karina jalani dan tak ada pilihan lain. Namun, semakin lama semakin tidak kerasan saja hidup di Jakarta yang serba macet di mana-mana. Akhir-akhir ini Karina bahkan  semakin sering terlambat tiba di kantor. Selain macet rupanya jalur perjalanannya ke kantor terkena proyek infrastruktur sehingga makin menambah  motivasinya untuk mencari tempat tinggal yang lebih dekat dengan kantor agar waktu tidak terbuang percuma dan lelah di jalan.

Melirik Apartemen

Dalam pencarian tempat tinggal, Karina awalnya hanya fokus pada pencarian rumah. Namun suatu hari matanya tertumbuk oleh gedung-gedung apartemen  yang mulai banyak bermunculan di Jakarta. Seketika ia mendapat pencerahan untuk juga mencari tempat tinggal di apartemen.

Kini Karina mulai menajamkan telinga dan melebarkan mata untuk mencari kemungkinan adanya apartemen yang dijual murah. Yang tak ia pahami, mengapa mencari apartemen sangat sulit dan lebih rumit dibandingkan mencari kontrakan rumah? Setiap hendak menyambangi suatu gedung apartemen ia merasa bingung apakah ia harus beli apartemen atau sewa saja? Akses transportasi,  pusat perbelanjaan yang super lengkap, jogging track dan gerai ATM adalah beberapa syarat yang dicari Karina. Tapi yang terutama adalah  keamanan dan dekat kantor. Sudah beberapa kali Karina memanfaatkan agen properti, tapi selalu ada hal yang tak jelas entah informasi, lokasi atau pembiayaannya yang membuatnya tambah bingung. Ia hampir menyerah.

Bertemu Jendela360.com

Ucapan rekan kantornya masih terngiang-ngiang  di telinganya. Tidak salahnya  untuk membuka situsnya, pikirnya. Dari sini Karina nampaknya mulai tertarik dengan sewa apartemen karena ini memang senada dengan keinginannya. Sebagai wanita lajang yang baru meniti karier,  memiliki ruang sebebas-bebasnya adalah suatu kebutuhan agar dapat menelurkan ide-ide segar bagi kemajuan perusahaan juga masa depannya sendiri. Dan ia tak perlu repot-repot memikirkan tentang perabotan yang harus ia penuhi di kamar apartemennya karena sebagian besar sewa apartemen yang ia lihat sudah fully furnished.

Karena tak ingin selalu terlambat tiba di kantor, ia mengarahkan pencarian pada sewa Apartemen Jakarta Pusat. Kantornya berada di wilayah Sudirman dan apartemennya seharusnya tak terlalu jauh dari tempat ia bekerja bukan?

Dalam mencari apartemen yang diinginkan, langkah pertama adalah mengetikkan nama wilayah nya. Karina mengetikkan kata ‘Sudirman’ lalu muncullah berbagai apartemen yang berada di wilayah tersebut. Ada 24 apartemen di sana dan Karina tertarik dengan Sewa Apartemen Sudirman Park yang letaknya sangat strategis, dekat dengan kawasan bisnis Sudirman-Kuningan serta akses transportasinya yang mudah seperti misalnya halte Transjakarta dan stasiun Sudirman. Bahkan sebentar lagi akan ada stasiun Sudirman Baru yang dilintasi  kereta bandara.  Strategis bukan?

Selanjutnya Karina tinggal mengklik apartemen ini dan membaca berbagai detail fasilitas berikut aturan sewanya. Fasilitas yang ada di dalamnya juga sangat lengkap  dan jujur saja ini sangat melebihi ekspektasi.

Dengan kondisi apartemen  yang  Fully Furnished dan tempat tidur untuk 2 orang (kalau-kalau ada teman yang ingin menginap),  biaya yang dikeluarkan masih  terjangkau untuk kantongnya. Dan yang paling menyenangkan biaya sewa apartemen ini bisa dicicil  dengan kartu kredit tergantung masa sewa yang dipilih, mau yang 6 atau 12 bulan. Betapa mudah dan ringan. Tapi ada beberapa hal yang ingin ia tanyakan juga kepada pihak agen properti agar tidak menyesal nantinya mengingat ini adalah pengalaman pertamanya menyewa apartemen. Karina tinggal merancang kunjungan ke apartemen yang ia minati ditemani oleh pihak jendela360.

Sekilas tentang Jendela360

Jendela360 adalah perusahaan startup  sewa apartemen yang sangat lengkap dalam menyediakan berbagai tipe, lokasi, dan fasilitas apartemen di Jakarta. Ya, saat ini baru wilayah Jakarta  dan Tangerang saja yang baru disediakan namun bukan tak mungkin perusahaan ini akan merambah lebih luas lagi hingga ke wilayah Bogor, Depok atau Bekasi . Menurut cerita Karina, perusahaan ini sangat membantu sekali dalam proses pencarian sewa apartemen. Mulai dari unit apartemen yang ia minati,  kondisi unit,  detail harga yang transparan, sampai serah terima dan sistem pembayaran yang sangat meringankan  bagi karyawan seperti Karina.

Terus terang ini suatu terobosan yang bagus dalam hal penyediaan info sewa apartemen. Rasanya belum ada pesaing lain yang muncul selain jendela360. Bahkan saya  yang hanya mendengar kisah Karina menjadi penasaran dengan metode yang dipakai oleh perusahaan ini. Terutama dengan model pembayarannya yang simpel dan menolong para calon penyewa yang ingin menyewa tetapi selalu harus membayar  satu tahun di muka. Tentu saja ini memberatkan. Dengan mencicil, penyewa bisa segera menempati apartemen dengan tenang dan cepat tanpa birokrasi yang bertele-tele.

 

Mendengar cerita Karina yang menggebu-gebu tentang berbagai keistimewaan jendela360 ini, saya tak perlu heran lagi. Betapa mudah dan cepatnya proses sewa apartemen yang ditawarkan  sehingga sahabat saya Karina bisa tersenyum lega karena telah memperoleh tempat tinggal dengan kondisi yang ia idam-idamkan. Bahkan  adanya fasilitas serta apartemen yang fully furnished  membuat Karina serasa telah memiliki tempat tinggal yang sebenarnya.

Karina sendiri bilang hal yang paling membantunya dalam menentukan suatu apartemen yang ingin dilihat adalah adanya respon yang cepat dari tim Jendela360 dalam menanggapi jadwal kunjungan ke unit apartemen yang diminati serta fitur  virtual tour 360 derajat itu.  Setidaknya ia bisa merasakan bagaimana kondisi saat berada di apartemen itu lengkap mulai dari ruang tamu, kamar tidur, dapur hingga kamar mandi. Seluruhnya terbuka dan bisa dilihat dengan gamblang. Keuntungan lainnya adalah  calon penyewa bisa memperkirakan seberapa luas dan lengkapnya sebuah ruangan yang diinginkan. Dan itu hanya bisa dilihat melaluiJendela360.

Jadi siapa bilang menyewa apartemen itu sulit? Saat ini saja Karina sedang menikmati apartemen barunya untuk setahun ke depan.


Lomba Blog Jendela360

%d bloggers like this: