Resolusi, Sekadar Resolusi

on

Begitu tempik sorak memudar, mulailah kita menjalani kehidupan di tahun yang berawal dan berbuntut angka 2 ini. Setelah malam tahun baru yang penuh mengharu biru, kesadaran mulai muncul bahwa kerja keras akan terus berlangsung takkan pernah berhenti, mengendur tak apa-apa tapi pastikan bahwa tahun ini adalah tahun terbaik dari tahun sebelumnya.

Biasanya rencana atau resolusi akan bermunculan mengiringi langkah sepanjang tahun berikutnya,  namun kita sama-sama tahu resolusi hanyalah sebuah resolusi. Dari 10 target ternyata yang bisa dijalani hanya satu saja. Kita memang telah diperbudak oleh suatu tatanan yang mengharuskan kita melakukan yang kita sendiri pun sebenarnya belum tentu mampu menjalaninya. Ingin mengurangi berat badan, ingin bisa dapat pekerjaan baru, ingin menabung lebih banyak, ingin  ini-itu tapi masalahnya adalah bisakah kita memiliki kegigihan untuk melakukannya secara terus menerus? Bisakah kita tetap yakin dengan kemampuan kita untuk melawan godaannya? Yang jelas diperlukan kemauan tingkat tinggi untuk itu.

Seharusnya kita tidak terjebak oleh resolusi. Seharusnya bijak merupakan kata kunci dalam menentukan langkah berikutnya. Resolusi memang penting tapi janganlah dibuat dengan asal-asalan yang hanya mengedepankan nafsu sesaat. Baiknya tetap dipikirkan lalu dijalani dengan komitmen yang tinggi serta situasi yang stabil. Resolusi penting karena mampu memotivasi dan mendongkrak seseorang untuk maju ke tahapan berikut yang lebih baik dan lebih percaya diri.

Well, bila landasannya telah kuat maka tak ada alasan untuk mengatakan bahwa Resolusi sekedar sebuah resolusi tapi sebaliknya resolusi adalah suatu umpan menuju kesuksesan dan keberhasilan hidup 😀

Silakan komentar