Saat pagi dengan dadar gulung

on

Ini kisah antara pagi dengan dadar gulung. Apa hubungannya? Ada, yaitu rasa gembira, suasana berseri-seri dan senang.

Pagi hari saat baru tiba di kantor, teman saya berteriak girang karena di mejanya ada kotak berisi makanan camilan yang benar-benar menggiurkan. “Wah, siapa yang ulang tahun nih?” Pikir saya. Ternyata ada teman kantor yang telah datang lebih pagi dan menaruh kotak makanan itu untuk kami. Wih, lumayan buat camilan. Kadang-kadang memang rejeki gak bisa diperkirakan.

Suasana pagi yang sejuk, (gak terlalu panas juga gak terlalu lembab) membuat saya bersemangat berangkat kerja. Bagi saya itu sudah merupakan bentuk syukur atas kelimpahan nikmat yang saya terima. Rasa syukur itu diwujudkan berupa berangkat kerja dengan tidak bermalas-malasan dan bekerja dengan hati ringan.

Dan bila langkah yang diayunkan sudah ikhlas, pasti ada saja ganjarannya. Contohnya, sekotak makanan camilan yang warna-warni itu. Siapa sangka ada teman yang memberi kue camilan di pagi pukul 08.00 yang masih sepi? Mengharapkan saja tidak pernah, ngarep-arep bakalan ada yang membelikan sesuatu, apalagi! Maklum, karyawan kantor di sini termasuk golongan yang stratanya tidak miskin tapi juga tidak kaya. Untuk urusan makanan saya rasa semua karyawan di kantor pasti sama. Rakus kalau lihat ada camilan diletakkan di meja. Entah meja siapa.

Well, intinya saya hanya ingin menikmati pagi hari di kantor sebelum siap bekerja dengan menikmati suguhan yang menggoda itu. Jadi belum ada jam sepuluh pagi, dadar gulung itu sudah menghuni perut saya. Kalau dilihat kecukupannya, saya pastikan camilan ini akan mengisi perut saya hingga waktu pulang kantor tiba. Lha wong, banyak banget bow kuenya. Hmmm…

Ada dadar gulung dalam balutan warna pink, cokelat, oranye, ada kue-kue imut yang sekali telan ingin nambah lagi. Belum lagi toppingnya, ada stroberi, sus campur krim, taburan gula padat, kenyang pokoknya. Sampai-sampai saya merasa ini camilan apa gak salah mampir di ruangan kerja saya? Anyway, terima kasih untuk camilannya, Ri.

0 Comments Add yours

  1. yun-i says:

    Ganti fontnya sekali-sekali,trus di rata kanan-kiri gitu..(saran) 🙂

    1. erna maryoto says:

      Namanya juga lagi excited…jadi apa aja dicoba, makanya gak perhatiin rata kiri-kanan…thanks

Silakan komentar