Sebal dengan Serbuan SMS Sampah

on

Hari gini masih terima SMS? Begitu mungkin yang muncul di benak. Well, memang demikian adanya. Selain berkomunikasi melalui BBM, WhatsApp, dan Line, saya masih menggunakan SMS untuk menghargai orang-orang yang masih memakai ponsel lama.

Screen1a1Apa Anda pernah menerima SMS dari orang-orang yang tak ada hubungannya dengan aktivitas Anda? Pasti sering dong. Sejak ponsel muncul pertama kali kita tentu sudah direpotkan dengan serbuan SMS atau BBM yang aneh-aneh dari orang-orang atau perusahaan yang tak ada hubungannya dengan kita apalagi mengenalnya lebih dekat. Dulu serbuan SMS tak segencar sekarang dan tak terlalu mengganggu. Namun lain dengan saat ini. Meskipun sudah era BBM WhatsApp atau Line, tapi ternyata SMS masih menjadi andalan dalam mengirim pesan. Andalan untuk memenuhi inbox kita dengan hal  yang tak penting bahkan cenderung nyampah.

Setiap kali bunyi ‘ting’ muncul, kita kira ada pesan penting. Ternyata isinya cuma promosi, pemberitahuan diskon ini-itu, Mama minta pulsa, meminta tolong transfer ke sana-sini, pembelian produk melalui provider ini-itu, tawaran kredit tanpa agunan, hah! Mengesalkan bukan? Screen2a1Bahkan untuk lebih membuat seru dan panik kadang ada SMS yang berisi ancaman dan penipuan. Semua ini bukan barang baru, basi malah.

Namun mengapa yang basi ini masih saja terus menerus merecoki hidup kita? Benarkah para pengirim ini memiliki data nomor ponsel pintar kita? Benarkah mereka bekerja sangat rapi sehingga Menkominfo tak berdaya untuk memberantasnya?

Screen3a1Saya justru penasaran dengan sistem kerja mereka -orang-orang yang dengan ‘setia’- mengirim SMS ke setiap nomor-nomor korban yang disasar. Apakah setiap hari selalu rutin mengirim pesan atau ada jeda tertentu? Apakah mereka tak rugi pulsa mengirim SMS banyak-banyak sementara zaman sekarang kita sudah lebih memilih berBBM dan WA? Apakah mereka seperti orang kantoran yang punya jadwal kirim SMS sekaligus menindak lanjutinya?Apakah ada koordinatornya?

Saya sangat mengharapkan ada instansi atau acara di TV mungkin yang berani menguak orang-orang ini, si pengirim misterius yang hanya memasang nomor kontaknya saja. Terus terang, sepak terjangnya sungguh mengganggu 🙁 . Dalam sehari saya bisa menerima pesan 2-4 pesan yang menjengkelkan ini dengan beraneka pesan sampah.

 

 

Silakan komentar