Merah Merona di Taman Begonia

Awal April kemarin saya jalan-jalan ke sebuah taman bernama Taman Begonia. Sebelumnya saya gak tahu banyak tentang taman yang berlokasi di daerah Lembang ini. Kalau hasil Google sih informasinya adalah taman yang berisi tanaman bunga-bungaan, dan mayoritas yang dikembangkan adalah bunga jenis begonia. Terdengar asing tapi terasa unik di telinga bila diucapkan. Be-go-ni-a.

Perjalanan dimulai dari Jakarta sekitar pukul 06.30 pagi di Sabtu yang hangat. Kami melintasi jalanan yang masih lengang dan sepi. Melewati tol Cipali cukup membuat para penumpang terlelap akibat perjalanan yang mulus dan tanpa macet. Kantuk yang terbayar sempurna.

Saat melintasi wilayah Subang, jalanan mulai berkelok-kelok mengikuti kontur yang menanjak. Agak pusing dan mabuk namun bisa diatasi. Tak berapa lama sampailah di tujuan. Sesaat turun dari mobil, aah…hawa segar benar-benar meluruhkan penat. Sejuk sekali. Sejuk di mata ya sejuk di hati.

Lokasi taman ini sepertinya tidak terlalu menonjol menurut saya meskipun berada di tepi jalan raya. Kami masuk melalui jalan samping dan langsung disambut oleh hamparan taman yang merah merona di seluruh nyaris sudut-sudutnya. Saya maupun yang baru saja datang pasti segera meraih kamera ponsel dan langsung jeprat-jepret! 🙂

Menurut saya taman ini memang sebuah taman yang tidak ditujukan untuk keperluan yang berskala besar. Saat berada di sana yang dirasakan seakan saya bermain di kebun. Tidak terlalu luas namun cukup memberi ruang untuk tempat berfoto yang cantik. Seakan saya sedang main ke pekarangan rumah orang yang berhalaman penuh bunga.

Oh ya, karena bukan sebagai ‘taman’ (entah kenapa orang menyebutnya taman) maka tak ada tuh yang namanya hamparan rumput luas tempat kita biasa menggelar tikar piknik. Cocoknya memang untuk lokasi Pre-Wedding mungkin.

telur_begoniaSaya tiba sekitar pukul setengah dua belas dan siang itu sedang panas-panasnya. Kami langsung dipinjami topi pandan untuk menghalau silau dan langsung berkeliling mencari tempat berfoto. Sebenarnya agenda utamanya adalah pengocokan arisan namun acara ini bisa ditoleransi demi memenuhi hasrat para penggila swafoto atau foto-foto gaya lainnya.

Hal yang berkesan dari tempat ini adalah bunga-bunga begonia yang mekar sangat indah. Dan sebagian besar  memang sudah terawat baik. Semestinya ada penamaan untuk masing-masing bunga yang tumbuh. Semacam edukasi tentang bunga begitu karena yang saya tahu hanya jenis Begonia Balinea saja.

Untuk sebuah taman, unsur-unsur pelengkap sudah terpenuhi. Di sini ada ayunan, jungkat-jungkit, patung-patung hewan yang lengkap sehingga anak-anak berusia balita bisa kita ajak menebak nama hewan dilihat dari wujudnya. Sewaktu saya ke sana hewan hidupnya hanya kelinci.

Lalu ada ruang pertemuan yang mampu menampung sekitar 100-an tamu. Ada kafe, mushola, toilet dan spot-spot cantik untuk berfoto tentunya.

Saya justru membayangkan membuat video keluarga dengan latar taman bunga seperti ini. Tapi kurang ada lapangan luasnya. Mungkin ini kekurangannya.

Terus terang daya tarik utama memang bunga. Siapa yang tak menyenangi bunga?

Perjalanan ini memang sangat menyejukkan mata. Merah dimana-mana dan mekar sempurna.

Silakan komentar