Siapakah yang Disebut Pahlawan?

Tadi pagi sebelum berangkat ngantor, seperti biasa saya mengecek dan melihat-lihat twitter. Banyak yang ngetwit tentang hari Pahlawan rupanya. Ada beberapa yang memberi pendapat tentang sosok yang dianggap Pahlawan. Salah satunya ada yang mengatakan kalau petugas kebersihan dan asisten rumah tangga adalah pahlawan. Menurut saya ini koq terlalu berlebihan ya. Masak petugas kebersihan dianggap pahlawan sih? Tanpa bermaksud mengecilkan arti dan peranannya, saya merasa  petugas kebersihan itu gak ada apa-apanya dibandingkan dengan profesi yang lain.

Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani (Wikipedia)

Mungkin si pengetwit ini barangkali sangat terbantu sekali dengan kehadiran petugas kebersihan yang selalu menjaga kebersihan di lingkungannya. Mungkin karena sosoknya yang bak pahlawan dan gagah berani mengangkuti sampah hingga ia menganggap dialah pahlawan.

Padahal, pahlawan menurut  saya adalah sosok yang sangat bersedia berkorban tanpa pamrih. Petugas kebersihan itu apakah benar membersihkan lingkungan dengan gratis? Mereka pasti sudah dibayar oleh warga untuk menjaga lingkungan agar tetap asri.  Dan apabila mereka absen sehari saja untuk tidak membersihkan sampah, sudah pasti lingkungan akan terlihat kotor. Menurut saya itu bukanlah pahlawan. Sosok yang dibayar atau ada pamrihnya  dalam pandangan saya bukanlah pahlawan.

Jadi mengapa ada orang yang menganggapnya sebagai pahlawan? Ini tentu berkaitan erat dengan pandangan bahwa hero adalah ‘ sosok yang menyelamatkan’, tak peduli apakah itu adalah golongan orang yang notabene dibayar atau tidak yang penting ia menyelamatkan dan menjamin ketenteraman  seperti halnya petugas kebersihan atau asisten rumah tangga itu.

Berarti, ada pergeseran pengertian tentang pahlawan yang dipakai saat ini dan pandangan orang senantiasa berubah-ubah tergantung yang ia butuhkan. Namun itu sah-sah saja. Masyarakat boleh saja menyematkan pribadi yang dikagumi itu sebagai pahlawannya sepanjang citranya tidak ternoda.

Jadi, siapakah sosok yang pantas dijadikan pahlawan di era saat ini? Jawabannya sangat relatif sekali. Kita yang hidup di masa modern tentu saja memiliki sosok pahlawan yang lain dibandingkan dengan zaman Kemerdekaan dulu. Namun tetap, standar sebagai seorang pahlawan adalah yang bekerja tanpa pamrih, tak mengharap imbalan dan berkarya dengan hati nurani yang jernih. Bahkan kalau bisa ia berkarya tak hanya untuk lingkungan tapi juga untuk masyarakat luas. Hasil karyanya dinikmati orang dan disyukuri semua pihak tanpa ada yang merasa iri dan dengki.

Masing-masing orang pasti punya pahlawan yang berkesan bagi dirinya sendiri.

Siapakah dia?

 

 

 

One Comment Add yours

  1. matureorchid says:

    Hmmm…. Siapa ya pahlawanmu?

Silakan komentar