Side Job: Hasil Akhir

on

Akhirnya, selesai juga satu pekerjaan ini. Sebenarnya sisi lain mengapa saya menerima pekerjaan sampingan ini adalah karena pikiran saya tertantang untuk menyelesaikannya. Tak hanya oleh materi yang compang-camping dalam arti tidak lengkap dan tidak utuh namun juga oleh waktu. Waktu memang tidak membatasi tapi justru  keadaan seperti itu yang membuat saya harus menentukan prioritas dan pembagian  waktunya. Jangan hanya karena tidak diberi tenggat waktu kita malah semau-maunya mengerjakan pesanan.

Dan inilah tantangannya. Waktu yang saya buat sendiri ini berupa tenggat waktu yang secara disiplin harus saya patuhi meski setiba di rumah tubuh rasanya pengin tidur memeluk guling. Tantangan berikutnya adalah materi yang saya terima terlalu apa adanya. Kendati demikian saya coba  untuk memakluminya dan memperlakukan dengan baik. Meski sejujurnya saya selalu mencerca kekurangan dari pesanan ini. Rasanya saat itu saya harus menentukan tarif tinggi hanya agar mereka tidak memberikan pekerjaan sampingan ini lagi. Tapi tentu saja itu hanya kekesalan sesaat.

Well, akhirnya selesai juga. Rupanya yang membuat letih bukan semata-mata mengerjakannya, tapi  adaaa…aja tambahan permintaan di sana-sini. Dan kesan yang saya tangkap adalah pemesan ini banyak banget maunya. Atau karena saya yang tak sabar menanggapinya?

Lega sudah. Namun saya tidak akan berpuas diri karena setelah ini kemungkinan ada lagi dan lagi. Dan saya sudah pasti harus menyiapkan energi lagi. Sejujurnya saya tak mau kehilangan peluang bisnis. 🙂

Silakan komentar