The Whispers

  • Tayang perdana: 1 Juni 2015
  • Network: ABC
  • Pemain: Lily Rabe, Barry Sloane, Milo Ventimiglia, Derek Webster, Kylie Rogers, Kristen Connoly
  • Genre: Science-Fiction, drama, misteri
  • Episode: 13
  • Rating: 7,3/10

 

The Whispers adalah kisah tentang drama keluarga berikut perilaku anak-anak mereka yang semakin mencemaskan akibat dikendalikan oleh pengaruh dari luar.  Pengaruhnya berupa ajakan atau bisikan berkekuatan dahsyat yang berasal dari angkasa luar.

Dunia anak adalah dunia bermain dan penuh keceriaan.  Ketika dunia ini terenggut oleh sebuah bisikan maka terkoyaklah perasaan hati keluarga.

whisp5Adalah Claire Bennigan (Lily Rabe), yang harus bekerja sama dengan mantan kekasihnya, Wes Lawrence (Barry Sloane) seorang agen FBI yang dekat dengan pejabat penting untuk  mengembalikan sosok anak-anak mereka yang telah berubah karena dibisikkan oleh sosok bernama Drill untuk melaksanakan perintah-perintah yang membahayakan. Sebagai seorang ahli investigasi anak FBI, Claire harus mengupayakan agar setiap anak yang ditanyai mau berterus terang untuk menceritakan siapakah Drill itu dan apa tujuannya mengajak anak-anak untuk melakukan sesuatu.

Menonton serial TV  ini seperti tanpa beban tapi diam-diam kita berharap dan  seakan digiring untuk segera ingin tahu bagaimana akhir ceritanya. Mendekati episode-episode akhir kita akan merasa terhanyut dan terharu karena hubungan seorang anak dengan ayah ibunya begitu mengaduk-ngaduk emosi dan kian intens.

whisp7

Memang, untuk membuat sebuah film bertema sci-fi seorang kreator kali ini harus memiliki daya tarik cerita yang tak sekadar memunculkan makhluk angkasa luar atau aliens yang wujudnya aneh-aneh.  Harus ada konektivitas penting atau hal yang menghubungkan kisah dengan sosok yang innocent untuk membuat seru sebuah cerita agar lebih mendalam. Tak lupa elemen misteri supernaturalnya.

Meskipun menonton film ini ada sedikit campur tangan dari Steven Spielberg yang mengingatkan kita pada film ET,  dalam The Whispers formula yang dipakai lebih gelap, misterius, dan sendu.

whisp6Melalui bahasa tubuh dan isyarat saja anak-anak telah memiliki peran yang mencuri perhatian. Cukup menarik karena anak-anak di sini tidak dijadikan sebagai obyek tapi subyek yang menggerakkan plot. Menurut saya temanya brilian dan lebih membumi.

Di episode awal saya tak merasa melihat adanya letupan.  Plot berjalan paralel dan tak perlu ada kilas balik. Namun, seiring episode yang berjalan, The Whispers tak sekadar bisikan dan ajakan namun sebuah pesan yang penting untuk tak diabaikan begitu saja oleh orang dewasa.

Kita akan diajak untuk selalu cemas  karena sosok bernama Drill ini  mampu memporak-porandakan Amerika hingga membuat Presiden dan jajarannya menjadi kian bingung dan hilang akal untuk mengatasi sepak terjangnya.

whisp4Anak-anak yang selalu berkomunikasi adalah anak yang cerdas. Namun bagaimana bila mereka hanya mau berkomunikasi dengan Drill -sosok aliens yang memiliki kuasa- dan tak menghiraukan apa yang dikatakan orangtua? Claire sendiri cukup tabah mendapati putranya Henry mengalami perubahan penting. Ketika Henry tiba-tiba bisa berbicara dengan lancar, setelah tadinya menderita tuna rungu, lalu sesaat menjadi tuna rungu kembali, maka ini menjadi persoalan besar baginya karena Claire yang notabene seorang ibu ini  harus menekan rasa sedih dan terombang-ambing hatinya.

The Whispers tak cukup hanya sekadar mempertontonkan bisikan drama keluarga dalam balutan sci-fi tapi juga dimuati oleh rasa cinta, kasih sayang dan pengorbanan. Pesan moral yang muncul adalah  sesibuk apa pun orang tua selayaknya tak membiarkan anak sendirian mencari ruang-ruang kosong di hati. Orangtua sebaiknya selalu ada di sisi anak.

If parents paid more attention to them, I wouldn’t have been able to, but they’re always alone watching TV, and playing video games.

Tak seperti dalam tontonan serial lainnya, episode akhir musim pertama ini tidak menyisakan kegalauan apalagi kelegaan. Sebaliknya, justru adegan mengharukan dijadikan pamungkasnya. Dan sayangnya, serial ini tak dilanjutkan lagi alias berhenti hanya di musim pertamanya saja. Sayang sekali.

 

 

 

 

 

 

Silakan komentar