Trolls, Kebahagiaan Itu Ada di Dalam Diri

Menyaksikan film animasi rupanya bisa sangat menghibur mata dan telinga. Ini yang terjadi pada saat saya menonton film Trolls dalam rangka menemani keponakan di sebuah bioskop di bilangan Jakarta Selatan.  Awalnya hanya akan menemani saja dan tak terlalu pengen tahu banget isi ceritanya. Namun usai menyaksikannya,  wow! Saya kagum dengan keindahan warna-warni dan ketajaman gambarnya yang sangat cemerlang, bening dan mulus. Dipadu dengan latar lagu yang dinyanyikan oleh Poppy dan teman-temannya, sepanjang film mata rasanya segar oleh warna menyolok dan cerah tapi tidak menyakitkan mata itu.

trol1

Film Trolls ini memang  menarik untuk diulas karena selain moral ceritanya yang bagus dan mendidik,  juga karena setiap tokoh yang ada selalu menampilkan sisi yang berbeda dari kulitnya. Tersebutlah bangsa Trolls yang selalu suka menyanyi dan menari di mana-mana. Meskipun hidup mereka selalu ceria, sejak dulu  mereka selalu diincar oleh bangsa Bregen yang  ingin sekali memakan Trolls agar bisa merasakan kebahagiaan.

Ratu Poppy yang hobi menyanyi tidak memedulikan kekhawatiran  Branch yang cemas suara bangsa Trolls akan terdengar oleh para Bregen yang akan menangkap serta menghidangkan hidup-hidup di depan raja Gristle.  Ketakutan Branch akhirnya menjadi kenyataan saat para Trolls kebablasan menyanyi dan ditangkap oleh Chef.  Setelah teman-temannya tertangkap, Poppy berusaha menolong membebaskannya. Momen ini sarat dengan unsur yang mendidik bagi anak-anak.  Bahwa menolong tak perlu pilih-pilih orang  apakah ia teman sendiri ataukah sebagai musuh. Poppy  menolong teman-temannya juga Bridget, salah satu bangsa Bergen yang  diam-diam naksir raja Gristle didasari bahwa perbuatan baik pasti akan menghasilkan kebaikan-kebaikan lainnya.

trollss

Dari segi cerita, kisahnya sederhana dan bisa dimengerti oleh jalan pikiran bocah-bocah balita seumuran keponakan saya. Dan memang animasi selalu menarik terutama bila dikemas dengan tema dan jalan cerita yang tak terlalu rumit, dihiasi warna-warna cerah serta para tokoh yang lucu menggemaskan. Keponakan saya selalu tertawa bila menemui adegan yang lucu. Dan menurut saya pesan dari film ini tersampaikan dengan baik terbukti dengan fasihnya ia bercerita sesampainya di rumah.

trolls

Disutradarai oleh Walt Dohrn yang sukses membesut Shrek  the Third dan Spongebop SquarePants, serta Mike Mitchell yang menghasilkan Shrek Forever After, duo ini sukses meracik Trolls hingga menjadi semakin terlihat indah dan cerah serta lebih hidup karena dihiasi dengan berbagai nyanyian yang rupanya pemilihan lagu-lagunya  lebih condong ke suasana bahagia, semisal Can’t Stop the Feeling, Move Your Feet, atau They Don’t Know. Ya, tema tentang kebahagiaan menjadi nafas film ini karena ternyata kebahagiaan itu tak perlu dicari atau dengan memakan para Trolls, namun cukup datang dari hati dan pikiran saja.

 

anna

Kolaborasi yang bagus ini dipertajam lagi dengan  kemampuan para pengisi suaranya yang piawai bernyanyi dan berimprovisasi.  Hasilnya, gabungan musik dan nyanyi yang tidak monoton dan sangat menghibur kita semua. Anda pasti takkan meragukan kemampuan Jason Timberlake, Anna Kendrick, Gwen Stefani atau Zoey  Deschanel dalam berakting dan bernyanyi.  Suara-suara merdu dan inti cerita yang membumi menjadikan film ini layak untuk diletakkan dalam daftar koleksi film animasi terbaik pada 2016.

 

Silakan komentar