Usai Liburan

on

Setelah berlibur, apa yang bisa didapat selain badan dan pikiran segar kembali? Tentu saja kemauan melakukan hal-hal yang tadinya membuat stres akan berubah menjadi menyenangkan kembali. Ini tidak mudah karena memang orang mengambil liburan bertujuan untuk menghilangkan rasa jenuh dan kepenatan. Dan setelah itu hilang apa yang diterima? Seharusnya perasaan lega, segar, serta siap menyongsong kesibukan baru. Namun bagaimana kalau yang terjadi malah bertambah malas untuk kembali beraktivitas? Perasaan seperti itu memang pasti ada apalagi bila liburan yang kita jalani sesuai dengan harapan dan sangat mengesankan hingga membuat kita enggan untuk meninggalkan momennya. Selain membawa kebersamaan dan hiburan juga, momen liburan memang selalu diimpikan dan itulah yang menyebabkan liburan menjadi sesuatu yang dinanti-nanti. Tak mungkin kita berlibur tanpa merencanakan sesuatu yang mengesankan apalagi bila bersama keluarga.

Nah, setelah penat berlibur, menjadi penatkah menghadapi tumpukan pekerjaan yang berdatangan usai berlibur? Perlu trik juga  rupanya agar tak ada pekerjaan yang membuat mata kita tidak bertambah terbelalak. Yang selalu saya terapkan setiap kali akan mengadakan liburan adalah jauh-jauh hari menambah jam kerja alias lembur khusus mengerjakan pekerjaan yang jatuh temponya bertepatan pas kita libur. Kondisi ini bisa dipastikan apabila jadwal kerja selama satu bulan sudah tersusun dan tidak ada perubahan yang siginifikan. Lain bila tipe pekerjaannya adalah  yang serba mendadak dan harus diserahkan saat itu juga. Kebetulan pekerjaan yang saya pegang itu jenis yang diserahkan sebulan sesudahnya jadi tak masalah.

Meski telah diupayakan agar pekerjaan telah dicicil tetap saja tidak berjalan sempurna. Kalau sudah begitu, lebih baik kesampingkan saja pikiran tentang pekerjaan toh nanti sepulang dari liburan pasti akan kita kerjakan,tak mungkin tidak bukan? Yang perlu disingkirkan adalah rasa malas untuk memulai kesibukan lagi. Ini adalah sisi negatif dari efek liburan. Menurut saya,  hal itu manusiawi sekali. Tapi dengan pikiran bahwa; berkat pekerjaanlah kita bisa berlibur maka kemalasan akan terkikis. Kita akan termotivasi untuk memulai liburan lagi dengan pundi-pundi yang lebih banyak lagi. Cobalah 😀

Silakan komentar