bicara karier

Pengalaman Daftar Kartu Prakerja

Pengalaman Daftar Kartu Prakerja

Setelah lama menanti peluang untuk ikut Prakerja, akhirnya pengalaman itu saya dapatkan. Saya mulai mendaftar dan masuk gelombang 4 pada bulan Agustus 2020. Awalnya tentu saja agak harap-harap cemas karena ya memang ini yang kedua kalinya saya ikuti. Pertama ikut sewaktu dibuka pada Januari 2020 dan gagal.

Bulan berikutnya saya tidak mencoba lagi karena masalah ketidakmengertian infonya. Entah karena sistemnya yang belum rapi atau memang mitra pelatihannya belum seluruhnya siap, ada sekitar jeda 2-3 bulan kosong tak ada kabar sebelum akhirnya dibuka kembali Agustus lalu dan saya bisa mendaftar lagi.

Pengalaman prakerja dimulai

Prosedurnya yang pasti harus dikuti dengan jujur. Mulai dari register dahulu, mengisi biodata terdiri dari menuliskan  nama, NIK, alamat e-mail, mencantumkan foto KTP hingga pemasangan akun rekening yang sesuai untuk mentransfer insentifnya. Nama dan pembuatan password gunanya untuk login ke dashboard kita. Dalam satu hari itu selain register kita juga langsung diminta menjalani tes Kemampuan Dasar.

Jangan khawatir tesnya mudah sekali dan isinya berupa soal cerita serta penjumlahan dalam pecahan. Nah, setelah selesai, tugas kita hanyalah menunggu untuk diverifikasi dan biasanya tertulis di dashboardnya kartu prakerja dalam proses. 

 

pengalaman daftar kartu prakerja

 

Kalau hasil verifikasinya sudah oke,  berarti kita sudah resmi mendapatkan nomor kartu prakerja dan tunjangan sebesar Rp 1.000.000. Tunjangan ini akan tampil di bagian dashboard prakerja kita dan harus kita belanjakan untuk membeli materi pelatihan yang kita inginkan. Tunjangan ini pun hanya berupa uang virtual saja dan tak bisa diuangkan.

Beberapa video

Tahap selanjutnya adalah mulai mencari pelatihan mana saja yang sekiranya mampu untuk diikuti. Mampu di sini  artinya waktu dan kuota internet yang harus disediakan oleh kita sendiri. Rata-rata pelatihan diberikan melalui beberapa video yang harus kita tonton. Pengalaman prakerja tahap awal baru saja dijalani.

 

pengalaman daftar prakerja

 

Nah, dari sekian banyak mitra pelatihan pasti ada yang menarik minat bukan? Waktu itu saya ikut kursus Teknik Storytelling & Creative Writing Non Fiksi melalui mitra digital platform (Tokopedia). Kursus ini saya pilih karena waktunya tidak begitu lama (tiga hari), banyak yang merekomendasikan, sesuai dengan minat dan biayanya kecil. Saya pun tetap harus ikut webinar yang sudah dijadwalkan serta ikut ujian. Bila ujian lulus maka kita berhak mendapat sertifikat.

 

pengalaman daftar kartu prakerja

 

Tips dari saya adalah ambil saja pelatihan kerja yang mudah dan cepat penyelesaiannya agar insentifnya cepat cair juga. Mengapa? Karena untuk menyelesaikan satu kelas pelatihan saja dibutuhkan waktu yang cukup lama. Setelah menonton video, kita diwajibkan untuk mengikuti webinarnya yang sudah terjadwal. Kemudian kita harus memberi ulasan dan rating ke tempat kursus plus mitra pelatihannya (Tokopedia). Selanjutnya kita diminta untuk menanti keluarnya sertifikat dari kursus tersebut. Kesemuanya dibutuhkan kurang lebih 3 minggu untuk mendapatkan insentif pertama kita.

pengalaman daftar kartu prakerja

 

 

Ambil kelas lagi

Biasanya jadwal pencairan untuk empat bulan ke depan sudah diberikan estimasinya dan tinggal kita tunggu saja. Waktu itu saya memakai akun rekening Gopay untuk menampung dana insentifnya.

Karena saldo tunjangan masih bersisa banyak, tak ada salahnya kita ambil kursus berikutnya. Kalau kita buka mitra pelatihannya, di situs prakerja akan ada berbagai macam nama lembaga pelatihan yang pasti membuat orang kebingungan.

Santai saja. Ambil yang kira-kira bisa memberi manfaat untuk rencana ke depan. Misalnya kita ingin berjualan via online dan memaksimalkan pemasaran. Di situs prakerja disediakan banyak kelas untuk itu. Tinggal bandingkan dan lihat bobotnya. Ada kursus yang lebih cenderung mengadakan webinar, ada juga yang melalui video saja.

pengalaman daftar kartu prakerja

Untuk kursus atau kelas berikutnya saya bisa leluasa mengambilnya karena ibaratnya kalau sudah ambil kursus pertama dan sudah mendapat jadwal insentif, selanjutnya akan lebih mudah dan saya anggap posisi sudah aman karena dijamin sudah mendapat insentif. Tidak perlu terburu-buru. Di sini pengalaman prakerja kita semakin terasah dan kudu jeli karena kita dituntut untuk mempertimbangkan banyak hal baik dari segi waktu, jenis kursus, materi yang diajarkan, dan ilmu yang didapat.

Menonton video

Selama satu bulan kemarin, saya baru membeli kelas pelatihan 2 macam. Maunya ingin mengambil lagi kelas lain misalnya kursus bahasa Mandarin atau Public Speaking. Tapi masih bimbang dengan urusan lain. Dan urusan itu adalah menonton video atau webinarnya. Ini kadang menjadi kendala tersendiri buat saya.

Menonton siang hari banyak gangguan suara dan kadang koneksi internet tidak lancar. Malam hari? Sangat baik dan koneksi cukup lancar, namun terkadang saya malah mengantuk. Tapi dari pengalaman, akhirnya saya lebih suka menonton video pelatihan di malam hari karena ya, lebih jernih gambarnya dan koneksi bagus. Mungkin orang lain ada yang nonton di waktu subuh, juga tak apa-apa karena video kelasnya bebas akan ditonton kapan saja selama kita sudah mendaftar dan bayar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *